AUDIENSI JATTI KE KOMISI DAKWAH MUI PUSAT

 





AUDIENSI JATTI  KE KOMISI DAKWAH MUI PUSAT 

SEBAGAI TITIK AWAL SIMBIOSIS MUTUALISME

Alumni perguruan-perguruan tinggi di Timur Tengah memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam ikut menghadirkan SDM-SDM yang berkualitas dan dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terungkap dalam acara audiensi Bagian Kaderisasi dan Pengembangan Bakat  dan Potensi Alumni dengan Komisi Dakwah MUI  Pusat yang digelar Selasa, 15 September 2026 di Kantor Pusat  MUI yang berlokasi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat.

Acara yang merupakan ajang silaturrahmi Pengurus Pusat JATTI  ini dihadiri di pihak MUI oleh Ketua MUI Pusat , KH. Abdul Mannan, MM, Ketua Komisi Dakwah, Drs. KH. Saipul Bahri, AR, Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI, Nur Ihsan Zaidi, MA dan Hazuarli Haz, S.AG, M.Ud, MA, Wasekjend MUI Bidang Ekonomi. Di pihak JATTI, acara ini dihadiri oleh DR. Imanuddin Kamil, Lc., M. Pd.I., Wasekjen DPP JATTI, Ahmad Musaddad, MA, Ketua Bidang Kaderisasi dan Pengembangan Bakat dan Potensi Alumni , Dr. H.M. Adih, Lc., MA, Wakil Ketua Bidang, Aip Aly Arfan, MA, Sekretaris Bidang, dan  DR. Nur Ihsan Muhammad Idris, MA, Anggota Bidang.

Dalam sambutannya, KH Saipul Bahri mengatakan bahwa setiap tahun ratusan orang yang telah menyelesaikan studinya di Timur Tengah dan menjadi alumni. Tentunya ini merupakan potensi yang sangat besar agar ilmunya bisa dimanfaatkan oleh para stakeholder di tanah air, termasuk oleh MUI. Dalam hal ini, KH.Saipul menegaskan bahwa pihak MUI bisa dijadikan sebagai Payung Besar  yang dapat digunakan oleh seluruh umat Islam, termasuk alumni Timur Tengah. Banyak program kerja MUI yang penerapannya bisa melibatkan alumni Timur Tengah. Bukan hanya yang berkaitan dengan agama Islam, dakwah dan hukum Islam, tapi juga yang terkait dengan ekonomi Islam dan pengembangannya.

Peran penting alumni Timur Tengah di tanah air juga disinggung   KH. Abdul Mannan dalam sambutannya.  Dalam hal ini KH. Abdul Mannan menggarisbawahi  pentingnya memiliki bekal yang cukup untuk melanjutkan studi di Timur Tengah. Di antaranya adalah karakter sungguh-sungguh. Bekal ini merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh semua orang yang ingin melanjutkan studi di Timur Tengah agar ketika sudah menyelesaikan studinya, mereka tidak mendapatkan rintangan dalam mengaplikasikan ilmunya di masyarakat.

Dari Audiensi ke  Hubungan yang bersifat Simbiosis Mutualisme

Ajang silaturahmi ini merupakan titik awal dari hubungan yang baik antara  DPP JATTI dan MUI Pusat. Dr. Imanuddin Kamil, dalam hal ini menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MUI Pusat yang telah menerima kehadiran JATTI dengan sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Ini juga menjadi penegasan bahwa acara ini tidak berhenti pada audiensi saja, tetapi akan berlanjut ke hubungan yang lebih erat lagi dan kongkret dalam bentuk kesepakatan dan kerjasama yang saling menguntungkan.  Apresiasi yang tinggi  juga disampaikan oleh Ahmad Musaddad, ketika menjelaskan di awal acara ini  tentang keinginan JATTI berkolaborasi dan menjalin kerjasama dengan MUI sebagai implementasi program kerja Bidang Kaderisasi dan Pengembangan Potensi Alumni DPP JATTI. 

Acara yang penuh keakraban dan kekeluargaan ini diakhiri dengan pemberian cinderamata dari  DPP JATTI ke MUI Pusat oleh DR. Imanuddin ke KH Saipul Bahri yang dilanjutkan dengan foto bersama sebagai dokumentasi yang menjadi bukti terjalinnya hubungan baik antara JATTI dan MUI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jumat tentang Urgensi Akhlak